Anakmuda!

             

Kotak Hitam Kehidupan (Timeline), Status terakhir

Sentak sj Sy teringat beberapa tahun lalu dalam sebuah diskusi ringan waktu semester 1 atau 2 kalau tdk salah kala itu kami sedang berteduh menunggu hujan redah, senior sy di kampus bilang begini “dunia IT itu lebih luas dari yg kau kira”, sy terperangah *agakMetafora*.., beneran dari pertemuan inilah kemudian passion IT ku semakin garang #tsah.

iya betul dunia IT itu the second world segala sesuatunya bisa sj terjadi di sana, dia merefleksikan betapa mampunya dan MAHA KUASANYA ALLAH terhadap segala sesuatu,termasuk untuk memenuhi janjinya di dalam Alquran,

“fa idza ja a ajalukum laa yasta’khiruwna sa’atan walaa tastaqdimuwn”
Tiap-tiap umat memiliki ajal (batas waktu); maka apabila telah datang waktunya, mereka tidak akan dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya. (al-A’raaf: 34)

dan semuanya akan dihisab, amal kita akan dihitung sampai sedetail-detailnya dan seterusnya..

termasuk rekam jejak kehidupan kita sadar atau tidak teknologi informasi dan bentuk-bentuknya skarang layaknya mirip-mirip seperti kotak hitam bagi kita,

oke biarkan sy membatasinya ke dalam wilayah social media, sdh maklumkah kita kalau ternyata situs jejaring adalah sebuah penyimpanan yg merecord banyak dari transaksi sosial kehidupan manusia?

Iya timeline dlm perspektif social network mengurai alur kehidupan kita,

sy cuma mau bilang bahwa sadarkah kita klo status2 yg kita update itu akan tersimpan dengan awet dan rapi di sebuah server perusahaan social media dengan teknologi dan tingkat keamanan dengan skema backup yg sangat matang? Dimana dia awet tersimpan dalam waktu yg sangat lama dan masih bisa dibaca oleh banyak orang walaupun yg tulis status sdh mati?

  • Masih ingatkah kita status fb terakhir seorang korban xenia maut kemaren?

iya Moch Hudzaifah alias Ujay menuliskan begini di status terakhirnya ditulis hari jum’at 2 hari sebelum meninggal

 

“All, sebelum gue tutup mata, gue mau minta maaf sama lo semua, kalau gue punya salah, gue takut Allah tidak membuka kan mata gue lagi “
  • Aditya Recodianty, pramugari Sky Aviation yang turut serta dalam penerbangan pesawat Sukhoi Superjet 100 menuliskan di status terakhirnya:

Bismillahi Tawakaltu

 

  • Tujuh hari sebelum Muhammada Ibrahim (22) korban tawuran Fakultas Teknik UMI, sempat menulis status di jejaring sosial Facebooknya:

 

 

 

 

 

 

 

pelajaran, Sy kemudian membayangkan kira2 status terakhir apa yg sy update sebelum mati nanti, setelah itu sy lalu berpikir bahwa kalau status itu awet, rapi dan masih tersimpan dalam waktu yg sangat lama, bisa terbaca oleh orang2 walaupun yg punya status sdh mati dan kemudian yg sudah mati tidak bisa lagi menghapusnya setelah itu,
dan bahwa sy jg tdk tau yg mana yg akan jd status terakhir sy, kalau begitu sy mau bertekad bahwa status yg sy tulis harusnya status kebaikan, nah sy harusnya tdk boleh menulis hal2 negatif,kejelekan,penghinaan,keluhan dll.
Yaa Allah tsabbit quluubanaa ‘ala Diinik

=====================

Eits jangan lupa tinggalkan jejak ya..

Leave a Comment

*

code