Anakmuda!

             

Setelah Kesulitan Pasti akan Datang Kemudahan

Maktabah Ponpes Assunnah Makassar

sy nda pernah lupa ust kami (ust dzulqornain ibn muhammad sanusi) pernah dalam suatu majelis mengajarkan tafsir firman Allah surah alam nasyrah ayat 5-6, beliau menukil perkataan para ulama mufassir:

“fa inna ma’al ‘usri yusron innama’al-’usri yusron”,

ada 2 kali diulang kata al’usri (artinya suatu kesusahan/the difficulty) dia berbentuk ma’rifah (ciri2nya pake alif-lam),
dan juga 2 kali diulang kata yusro(artinya kemudahan/relief) berbentuk nakiroh (ciri2nya tdk pake alif-lam),

dan tau tidak…?, sementara ternyata dlm kaidah bahasa dan tafsir jika ada kata ma’rifah diulang 2x dalam satu susunan kata, itu artinya cuma satu jenis (kesusahan) saja, tapi jika ada kata nakiroh diulang 2x maka itu artinya ada 2 jenis (kemudahan),

trus maksudnya apa?
kalau begitu ternyata jika Allah beri manusia ujian berupa satu jenis dari kesulitan, kesedihan, musibah, kegundahan, ketidaklulusan dan sebagainya maka pasti akan Allah datangkan setelahnya kemudahan yang sangat-sangat BANYAK,

Subhanallah betapa maha merahmati nya Allah kepada makhluk, bagaimana sy bisa lupa..!!?

itu artinya bersabarlah wahai engkau yg sedang diuji, di semua ujian kesulitan dan kegundahan, termasuk kawan2 yg belum lulus snmptn, ayolah sukses itu bukan karena kampusnya, banyak kok dan hampir semua enterpreneur orang tajir nda kuliah,

dan wahai engkau yg kecewa karena lulus di jurusan yang tidak engkau harapkan, plis deh..! jgn sok mengeluh, syukur2 msh bisa lulus, sementara msh banyak yg nda bisa sekolah kayak kamu..,

bukankah Rasulullah pernah mengajarkan

انْظُرُوْا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ تَزْدَرُوْا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُمْ

“Lihatlah kepada orang yang lebih rendah daripada kalian dan jangan melihat orang yang lebih di atas kalian. Yang demikian ini (melihat ke bawah) akan membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kalian.” (HR. Muslim)

terakhir..,

sudahlah brou..! pandang lurus kedepan, lihatlah jalanan masih jauh lurus terbentang di hadapanmu, masih banyak distraction2, kebahagiaan2 yg akan kau jalani insya Allah..,

terakhir banget..,

baiklah skarang tarik napas dan ucapkan “Alhamdulillah ‘ala kulli haal” segala puji bagi Allah atas segaaaaala keadaan, sedih susah bahagia.. tetap Alhamdulillah.. , pahami baik2, yakini dan resapi..

kan masih banyak kampus lain, toh kesuksesan bukan tergantung kampusnya kan? betul tidak..? ayo skarang jalani hidupmu seperti biasa dengan selalu bersyukur ya..!

tulisan ini berlaku untuk kesulitan apapun ya..

sumber: www.rezamaulana.co.nr/2010/10/31/bersabarlah-karena-sesudah-kesulitan-itu-pasti-akan-datang-kemudahan/

atau http://blog.rezamaulana.com

=====================

Eits jangan lupa tinggalkan jejak ya..

2 Responses to “Setelah Kesulitan Pasti akan Datang Kemudahan”

  1. ABDULLAH said:

    tahun 2000-an saya diterima di sebuah perguruan tinggi terbaik di Indonesia lewat SPMB (snmptn). Waktu itu, SAYA FIKIR ITULAH NIKMAT ALLAH YANG PALING BESAR. Maklum, saya belum belajar agama, bahkan awwam tentang agama.

    Tahun demi tahun saya jalani kuliah, ternyata terasa hambar hingga akhirnya saya abaikan kuliah hingga bertahun2 tidak lulus, bahkan sempat cuti. Saya punya minat di bidang lain dan ‘keasyikan’ cari duit dari luar kampus. Dari situ muncul banyak masalah dari urusan kuliah sampai pekerjaan yang kacau balau.

    Namun, nampaknya Allah membalikkan hati saya untuk mendekat kepada Nya. Sekitar di tahun ke 4, saya mulai mengenal beberapa referensi islam ‘ala manhaj as salaf. Dan mengenal beberapa da’inya. Kemudian mengenal teman2 yg sama2 baru mau mencari kebenaran juga… hampir setiap hari dari satu majelis ke majelis lain saya datangi. rajin baca majalah, blog, situs2 sunnah. Tak terasa persahabatan pun terjalin, krn kebetulan kami memiliki masalah yg sama : kuliah !!!

    Mungkin dari beban masalah itulah Hati saya melembut untuk mendekat kepada kebenaran. Padahal sebelumnya hanya orang awam yang benci islam ‘garis keras’ dan tidak tahu al wala’ wal bara’.

    Sudah cukupkah cerita saya dapat mengenal manhaj yang haq ini ? hampir 4 tahunan ini saya ‘ngaji’, tidak juga mudah menjalaninya. Saya sering futur.. Semakin belajar halal haram, seolah dunia semakin sempit untuk mencari penghasilan… meskipun saya tahu, dunia ini adalah penjaranya orang mu’min. Dalam pikiran saya ngga karuan, karena dibayang-bayangi KEMISKINAN di masa depan kalo saya tetap istiqomah. Makanya seringkali saya tabrak aturan2 syariat demi mendapatkan uang

    Saya pun instropeksi… niat saya tidak murni IKHLAS karena Allah… tercampur riya’, ujub, sombong merendahkan orang lain yg belum mendapat hidayah..

    sekarang sedang menata niat untuk ikhlas dan istiqomah dan terus berjuang hingga akhir hayat… Karena keyakinan saya sekarang berubah tentang nikmat ALlah. BAhwa Lahir dan mati dalam keadaan ber-ISLAM dan mengenal as Sunnah adalah nikmat Allah yang paling besar.

    maaf jadi curhat..

  2. REZA MAULANA said:

    hehe..barakallahu fiykum, hayyakumullah.., Jazakallahu khayr sudah mau berbagi..

Leave a Comment

*

code